Sabtu, 20 Februari 2010

Merindukan Sosok Pemimpin di Pemerintahan

Black In News - Setiap pemilihan pemimpin daerah maupun negara, masyarakat sering kali dilema. Antara percaya dan tidak percaya untuk memilih. Bahkan, banyak yang memilih golput (golongan putih) karena tidak memiliki rasa kepercayaan lagi terhadap calon-calon pemimpin tersebut. Seorang pemimpin tidak akan mengatakan "saya adalah pemimpin" tetapi mewujudkannya dengan sikap dan perbuatannya sehari-hari. Jika ingin menjadi pemimpin rakyat, jangan menjadikan 'keangkuhan' jabatan yang menjadi tujuan utama, tetapi perwujudan 'amanah' jabatan.


Selain itu, jangan sekali-kali mengecewakan kepercayaan rakyat dengan menunjukkan sikap 'sok' pemimpin yang sama sekali tidak merakyat. Janji-janji manis jangan hanya dapat dikatakan pada saat pemilihan, tetapi harus diwujudkan setelah mendapat jabatan. Karena yang dibutuhkan rakyat saat ini bukan hanya bualan belaka, tetapi bukti konkret. 

Rakyat miskin yang kelaparan, apa bisa kenyang dengan sebuah kata-kata?

Rakyat miskin yang jatuh sakit, apa bisa sembuh dengan janji-janji belaka?

Pemimpin yang baik tentunya harus mengenal rakyatnya dengan baik dan memiliki sifat membangun untuk sebuah kemajuan. Selain itu, harus tegas dalan bertindak, mematuhi aturan-aturan yang ada di tingkat daerah maupun di negara dan pemerintahan. (hdr, black community)

Salam Djarum Black!
Handrie Noprisson, Teknik Informatika Universitas Bengkulu.

0 komentar:

Posting Komentar

>>>> Apa Komentar Anda?